Jumat, Oktober 17, 2014

Indonesia Percaya, PLN pasti Bisa ! #IdeKuUntukPLN


Sumber gambar : birena-ipb.blogspot.com
                Bercerita IdeKu tentang PLN, sebelumnya mengingatkanku pada masa-masa kecil. Sebuah perumahan tempat saya tumbuh dari kecil, yang aliran listriknya “mati–hidup atau mati-lampu” istilahnya. Mungkin dengan tidak adanya “mati lampu” saya tidak akan tanya mengapa lampu tiba – tiba mati dan tiba –taba hidup ke ayah saya.  Saat itu, istilah “mati lampu” memang sering terjadi hampir setiap 2 minggu pasti ada. Masa kecilku, setiap bada’ ashar hingga menjelang isya, hariku selalu diisi dengan mengaji, mengaji dengan teman teman sekomplek.Tempatnya pun di rumah secara bergiliran setiap minggunya. Sering pada saat mengaji, tiba tiba “mati lampu” bukannya panik ketakutan, akan tetapi hanya teriak teriak yang penuh kecerian yang dirasakan. Yang masih saya ingat sampai saat ini misalnya, saat harus pulang disaat itu masih mati lampu dan hanya berbekal penerangan lilin – lilin di setiap rumah saya menyusuri jalan untuk pulang ke rumah. Saya harus berlari –lari kecil kalau melewati  daerah yang sangat gelap, karena takut kalau ada hantu hehe. Masa-masa itu jadi kenangan indah untuk saya.

               
                Saat itu saya sudah membayangkan perumahan saya akan terus terang tidak adanya mati lampu dan tidak akan ada lagi rasa takut keluar rumah karena gelap. Saat belajar pun tak ada rasa khawatir akan mati lampu. Alhamdulillah sejak tahun sekitar tahun 2005an keatas sudah jarang atau hampir tidak ada “mati lampu” lagi.
               
                Saat itu waktu saya SMA, orang tua saya ingin menambah daya dari 450 VA ke 900 VA, pas sekali dengan adanya program PLN, yang menggratiskan biaya kenaikan daya. Kami sangat beruntung sekali menikmati program ini untuk mengurangi beban konsumen kelas menengah ke bawah. Ini sangat bermanfaat karena melihat dari animo masyarakat kelas menengah ke bawah yang selalu meningkat. Semoga program ini tetap selalu ada.
               
Sumber gambar : google.co.id
                Berbicara mengenai BUMN khususnya PLN tentu akan banyak sekali pendapat masyarakat Indonesia, mulai dari yang menyanjung sampai yang menghujat. Apapun pendapatnya satu hal yang tidak bisa dihindari oleh kita yakni “kita membutuhkan PLN” yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia. Saya tidak mau ikut-ikutan menuduh atau menghujat kalau PLN katanya banyak korupsinya sehingga menyebabkan merugi. Karena menuduh tanpa bukti bisa dihukum. Tapi, disadari atau tidak, setidaknya inilah opini yang berkembang di masyarakat tentang PLN yang katanya terus merugi meski sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Karena korupsi.
               
                Meskipun banyak berita miring tentang PLN, PLN harus bisa mandiri sebagai perusahaan pelayan rakyat yang mampu memposisikan pelanggan sebagai raja bukan sebaliknya. Dengan kepemimpian Bapak Nur Pamudji (Dirut PLN) sekarang diharapkan membawa harapan baru dan perubahan yang cepat untuk menjadikan PLN lebih baik lagi ke depannya. Oleh karena itu banyak ide/harapan yang saya utarakan disini untuk mewujudkan visi PLN “Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang, unggul dan terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani”. Amin

Rekruitmen (Proses paling vital dan dasar)
               
Sumber gambar : google.co.id
                Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang professional adalah terletak pada proses rekrutmen, seleksi, training dan development calon tenaga kerja. Apalagi, mencari tenaga kerja yang professional dan berkualitas tidaklah gampang. Merupakan sebuah kewajiban PLN melakukan penyaringan pekerja baru yang kompeten. Input yang bagus akan menghasilkan output yang bagus pula. Sistem rekutmen pun harus jelas dan transparan sehingga memberikan kejelasan bagi calon pelamar yang ingin masuk PLN. Proses rekrutmen yang tidak sesuai aturan apalagi lewat jalur belakang sudah seharusnya didiskualifikasi/dihilangkan. Diusahakan saat training, pelatihan yang diajarkan mengasah sisi spiritual dengan mendalam, bersamaan dengan sisi emosi dan intelektual seseorang. Sehingga secara tidak langsung pendidikan anti korupsi ada di dalamnya. Ini berupaya untuk mengubah mindset, kebiasaan dan perilaku korupsi dengan melibatkan satu generasi baru.
               
                Sebenarnya prinsip korupsi seperti rantai yang saling berhubungan satu sama lain. Dimulai dari pimpinannya, Jika pimpinannya takut untuk korupsi, maka bawahannya juga akan takut. Tak jarang seorang bawahan menjadi korup karena “dipaksa” oleh sistem yang diciptakan oleh atasannya untuk korup.

Internal (Struktur Organisasi)
               
Sumber gambar : google.co.id
                Dengan struktur organisasi yang baik tentunya akan mudah diketahui oleh pimpinan PLN mana saja SDM yang berkompeten, dan memiliki ide-ide brilian untuk kemajuan PLN. Hal ini akan membantu potensi SDM PLN untuk berkembang dan meningkat baik dari skill maupun jabatan. Para SDM yang mebantu secara aktif untuk memberikan masukan, ide, dan inovasi untuk perbaikan PLN akan diberikan penghargaan. Sehingga para karyawan berlomba untuk menjadikan PLN lebih baik lagi.
               
                Hukuman juga berlaku pada karyawan yang kinerjanya buruk. Salah satu saja yang buruk akan berimbas ke rekan kerja lain, apalagi bekerja dalam tim, sehingga sangat penting melakukan yang namanya evaluasi (rutin).

Masyarakat
                 
                
Sumber gambar : google.co.id
Keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan kebijakan yang dilakukan manejemen PLN pusat maupun daerah sudah harus diketahui masyarakat luas disamping sebagai konsumen yang wajib dilayani dengan baik. Dengan adanya bukti respon di masyarakat, maka perubahan kebijakan yang merugi, sudah seharusnya dirubah. Dengan demikian, nantinya akan tahu pelayanan seperti apa yang seharusnya dilakukan dalam rangka membangun kepercayaan penuh dari masyarakat. Pelayanan yang bagus harus dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan. Dengan demikian masyarakat sebagai pengguna jasa PLN akan menikmati pelayanan yang sama bahkan meningkat.
               
                Karena sebagai perusahaan jasa, pelayanan merupakan inti dari segalanya. Kepuasan konsumen yang melebihi harapan yang ada akan menambah citra PLN di masyarakat, serta selalu membangun dan membina serta meningkatkan hubungan dengan konsumen. Kemudahan layanan dengan cara online telah dilakukan PLN, seperti  penyambungan baru, perubahan daya, pelayanan gangunan dan keluhan sudah bisa melalui call centre PLN 123, bisa juga melalui media social twitter @pln_123. Diharapkan dengan adanya kontak langsung dengan masyrakat yang mudah, diharapkan respon cepat dari PLN dan tindak lanjutnya secara tepat dan cepat . Diperlukan langkah kerja sama/ sinergi antar lini di PLN di pusat maupun daerah.
               
                Untuk masalah “mati lampu” tentunya masyarakat tidak mau tahu alasan jika ada pemadaman, itu urusan PLN. Bagi masyarakat yang penting nyala, itu yang dibutuhkan masyarakat seperti saya hehe. Sosialisasi/pemberitahuan pemadaman juga harus diatur dengan baik + penjelasannya, baik sehari atau beberapa jam sebelum pemadaman.

Inovasi
               
Sumber gambar : google.co.id
                Sebelum ke topik  yang akan dibahas, perkenalkan dahulu nama saya Farrel Narendra Robawa, mahasiswa Teknik Geomatika dari ITS angkatan 2012 (semester 5). Banyak yang akan saya bahas di sini, terlebih lagi ada ide saya berhubungan dengan jurusan yang sekarang saya ambil. Ide yang semoga ke depannya  dapat bermanfaat bagi manajemen listrik di Indonesia saat ini. Banyak sebenarnya inovasi/ide saat ini mengenai pembangkit listrik dan manajemen listrik baik yang sudah ada dan masih dalam prototype (tahap percobaan).
               
Sumber gambar : google.co.id
                Sebagai awal, mari sedikit membahas mengenai jurusan geomatika, jurusan yang terlahir dari perkembangan teknologi dan informasi. Geomatika merupakan suatu kajian keilmuan dan rekayasa yang mengacu kepada pendekatan terpadu dari kegiatan mengukur, menganalisis, mengelola, menyimpan, menyajikan deskripsi dan lokasi data berbasis muka bumi (georeferenced) atau yang sering disebut sebagai data spasial Geographic Information System disingkat GIS). Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, Pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam atau kerusakan lainnya.
               
                Sebelum melangkah lebih jauh, kita bahasa dahulu kondisi kekinian Indonesia mengenai Sumber Daya Alamnya.
               
                Tidak mau kan ada berita “Sumber Daya Alam Indonesia Habis karena Salah Kelola” apalagi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan hanya mau mencari keuntungan saja. Di era globalisasi ini, kebutuhan akan Sumber Daya Alam (SDA) sudah menjadi kebutuhan primer bagi setiap manusia di seluruh dunia. Hampir semua kegiatan manusia di era modern ini, membutuhkan SDA misalnya energi listrik. Indonesia negeri yang kaya akan sumber daya alam. Kekayaan alamnya sungguh melimpah ruah dan beraneka ragam jenisnya. Kita memiliki seluruh sumber energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan semua sektor kehidupan. Mulai dari ; minyak bumi, gas, air (microhydro), angin, panas bumi (geothermal), matahari, batubara (coal) sampai energi nuklir kita punya. Selain itu kita juga memiliki sumber energi alternatif lainnya.
               
                Di tengah kelangkaan energi di dalam negeri, pemerintah dan pengusaha justru mengeksplorasi sumber-sumber energi dan mengeksploitasinya secara membabi-buta demi memenuhi kepentingan pihak-pihak asing. Menurut data Kementerian ESDM 2011, Sumber daya minyak dan gas yang diperkirakan mencapai 87,22 milliar barel dan 594,43 TSCF tersebar di Indonesia, menjadikan Indonesia tujuan Investasi yang menarik pada sektor minyak dan gas bumi.
               
Sumber gambar : google.co.id
                Perbedaan kebutuhan energi tentunya akan memengaruhi tingkat konsumsi energi di tiap daerah. Penghitungannya dapat dilakukan melalui berbagai cara, misalnya ;

Pertama, pemerintah harus menghitung/memetakan daerah/wilayah mana sajakah yang memiliki cadangan atau pasokan ketersediaan energi yang melimpah dan yang tidak melimpah.

Kedua, pemerintah harus mengukur daerah atau wilayah mana sajakah yang mengonsumsi energi (listrik/BBM) paling besar (boros).

Ketiga, pemerintah juga harus bisa memetakan daerah mana saja yang memilliki tingkat kebutuhan konsumsi energi yang cukup tinggi ataupun rendah (misal, diukur dengan perkapita).

Keempat, wilayah/pulau mana saja yang di wilayahnya terdapat banyak industri-industri atau tingkat pertumbuhan infrastruktur yang tinggi yang membutuhkan pasokan energi (listrik, gas, dan BBM) sangat besar.
               
Sumber gambar : google.co.id
                Perhitungan di atas dapat dilakukan dengan manajemen ilmu geomatika, yaitu dengan sistem informasi geografis (SIG).Jadi, Sistem Informasi Geografis bertujua untuk mempermudah mendapatkan informasi yang telah diolah dan tersimpan sebagai atribut suatu lokasi atau obyek. Sehingga, kita mengetahui pemetaan wilayah mana saja yang memiliki energi melimpah dan yang tidak berlimpah, wilayah yang mengonsumsi energi paling besar,dll
               
                Dalam bidang kelistrikan, terutama di PLN, SIG dapat digunakan untuk
  • Pembuatan rencana pengembangan jaringan tenaga listrik (JTL), bisa memberikan gambaran awal tentang lokasi, arah atau jalur penarikan jaringan baru dan estimasi jaringan baru.
  • Manajemen data induk jaringan, pengolahan data asset tersentralisasi untuk bisa mendapatkan data yang akurat.
  • Pemeliharaan distribusi, memberikan informasi tentang lokasi Jaringan tenaga Listrik (JTL)
  • Peta geografis, jaringan distribusi, dan Operasi Distribusi, memberikan informasi tentang lokasi gangguan, area pemadaman sehingga cukup membantu dalam penanganan gangguan, sehingga penanganan dapat lebih cepat.
  • Bisa membantu dalam mendapatkan gambaran global wilayah pelayanan PLN dan persebaran jaringan tenaga listrik
  • Memberikan letak suatu gardu distribusi listrik dalam gambarannya
  • Dapat juga menampilkan foto, line dan peralatan gardu distribusi

                Sebenarnya banyak sekali manfaat SIG selain yang telah dipaparkan diatas, seperti melakukan perhitungan aliran daya, regulasi pada setiap node untuk tegangan rendah, overloading, urutan switching, koordinasi perangkat proteksi, analisis kerugian, pengaturan profil tegangan, manajemen beban yang lebih baik, mencegah kebocoran pendapatan, menyediakan optimasi desain jaringan, pemodelan jaringan, dll. Terlebih lagi jika SIG yang dibuat nantinya dapat diakses oleh masyarakat luas dan juga menggunakan sistem online.

Sumber gambar : google.co.id
                Sejak awal, saya sangat mendambakan bekerja di perusahaan BUMN, seperti PLN. Diharapkan dengan adanya ide ini dan mengikuti lomba blog “Ideku Untuk PLN”( sebagai wadah yang tepat untuk menjaring ide dari masyarakat terutama mahasiswa) dapat langsung tersalurkan, dan dapat memberikan peluang, dari lulusan geomatika untuk bergabung dan bekerja sama dengan PLN dalam menjadikan perusahaan yang lebih baik dan dapat mempermudah melakukan pekerjaan, mengingat perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat. Akan lebih baik lagi kalau ilmu saya diaplikasikan di perusahaan PLN ini. Semoga 2 tahun lagi pada saat saya lulus kuliah, saya bekerja di PLN. Amin.

                PLN diharapkan kedepannya dapat memanfaatkan berbagai macam limbah untuk bahan baku pembangkit listrik. Banyak sudah, mahasiswa yang berlomba membuat pembangkit listrik bertenaga limbah. Karena sebenarnya kita semua tahu bahwa para mahasiswa sangatlah kreatif, apalagi kalau sudah menyangkut kompetisi dan gengsi pada almamater masing-masing.

                Kedepannya PLN dapat mengadakan kompetisi ilmiah pembangkit listrik dengan bahan baku limbah atau yang lain (alternatif), diharapkan pelaksanaannya tidak hanya sampai kompetisi berakhir akan tetapi sampai eksekusi/tindakan nyata dan dapat diaplikasikan secara massal (lebih baik lagi ada bentuk nyata).

                Nah terahir saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada PLN karena atas jasanya kita semua dapat menikmati listrik tanpa banyak gangguan saat ini. Dan untuk para konsumen listrik yang belum sadar akan pentingnya listrik, tolong untuk lebih sadar dan mau menghemat listrik. Terima kasih

Saya percaya, jika itu demi kemajuan bangsa ini, saya yakin PLN pasti akan mengusahakannya dan pasti bisa!

Referensi Sumber :

1 komentar:

Posting Komentar